Pengurus Cabang GM FKPPI Siantar Dilantik
“Organisasi Ini Bukan Organisasi Massa”
[Dhev Fretes Bakkara.]
Serahkan Pataka: Wakil Ketua PD II GM FKPPI SUMUT, Yan Surya Darma memberikan bendera FKPPI sebagai simbol pengesahan pelantikan ketua Cabang FKPPI Siantar, Herowin TF Sinaga, Kamis (27/6).
Serahkan Pataka: Wakil Ketua PD II GM FKPPI SUMUT, Yan Surya Darma memberikan bendera FKPPI sebagai simbol pengesahan pelantikan ketua Cabang FKPPI Siantar, Herowin TF Sinaga, Kamis (27/6).
Acara tersebut dimulai dengan menyanikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan juga mengheningkan cipta yang dipimpin langsung Ketua Umum Hans Silalahi dan tarian Tortor Sombah.
Acara dilanjutkan dengan memberikan bendera FKPPI sebagai simbol untuk penyematan Herowin Sinaga sebagai Ketua Cabang FKPPI Siantar 2016 untuk masa bakti 2012/2013 kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan dari ketua umum dan Uspida Siantar.
Dalam sambutannya, Hans Silalahi mengaku bangga dengan apresiasi anggota GM FKPPI Siantar. Dia berharap agar pengurus lama dan yang baru mampu membawa FKPPI menjadi lebih baik dan lebih besar dari sebelumnya. Ke depannya dapat memberdayakan seluruh anggota dan tetap menjaga kekompakan.
“Organisasi ini bukan organisasi massa, tetapi organisasi moral, memiliki jiwa berpikir dan tetap berjuang untuk menjadikan bangsa ini lebih baik aman dan tenteram,” serunya.
Wali Kota Siantar Hulman Sitorus mengatakan, agar GM FKPPI selalu mendukung program pemerintah untuk menciptakan hal yang baik untuk Kota Siantar. “Ini suatu amanat untuk menjaga dan melindungi kota kita ini. Ke depannya diharapkan untuk mampu mensejahterahkan seluruh anggota,” katanya.
Sementara, Herowin Sinaga mengaku siap mengemban tugas sebagai ketua dan berjanji untuk meningkatkan kemampuan organisasi selalu berwibawah dan mandiri. “GM FKPPI sudah menjadi keluarga besar TNI dan Polri. Sebenernya Siantar memiliki banyak potensi. Ke depannya potensi-potensi tersebut akan terus di bina dan dibimbing,” terangnya.
Acara tersebut ditutup dengan pertunjukan Barongsai dan pemberian ulos kepada Hans Silalahi, kemudian pertunjukan tarian daerah dan doa. (Lud)